Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Juni 2014

Praktek poligami di indonesia masih diperdebatkan.  Poligami dapat dilakukan jika memenuhi syarat tertentu,
tetapi pada kenyataanya poligami malah disalahgunakan. Praktek poligami tidak boleh dilaksanakan karena alasan sebagai berikut :
Poligami tidak dilakukan dengan benar.
Para pelaku poligami di zaman sekarang tidak memahami makna dari poligami yang sebenarnya, hal ini dapat dilihat dengan tidak dilaksanakannya syarat-syarat poligami yang telah ditentukan. Kebanyakan dari laki-laki yang berpoligami lebih memilih wanita-wanita muda dari pada janda-janda yang kesusahan.
10 Muwasafat Tarbiyyah
Muslim yang ingin mempersiapkan diri dalam perjuangan Islam perlu memperbaiki dirinya agar sentiasa terkehadapan dari manusia lain. Risalah Islam yang syumul ini hendaklah difahami dengan membentuk diri yang syumul juga. Maka hendaklah diteliti di sini tentang aspek-aspek seorang daie Muslim dalam rangkanya untuk menjadi seorang Muslim yang sempurna.
Sifat-sifat yang perlu ada pada diri duah ialah:
1. Kuat tubuh badan (Qawiyyal Jism)
· Dakwah berat tanggungjawab dan tugas – perlukan badan yang sihat dan kuat.
· Rasulullah saw menitikberatkan soal ini. Maksud Hadis : Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dikasihi Allah dari mukmin yang lemah, tetapi pada keduanya ada kebaikan.
· Pesanan al-Banna:
· Memeriksa kesihatan diri,mengamalkan riyadhah dan tidak memakan/minum suatu yang merosakkan badan.
2. Akhlak yang mantap (Matinul Khuluq)
· Akhlak kita ialah Al-Quran dan ditunjukkan oleh Nabi saw.
· Dijelaskan beberapa unsur oleh Imam Al-Banna dalam kewajipan dai iaitu sensitif, tawadhu, benar dalam perkataan dan perbuatan, tegas, menunai janji, berani, serius, menjauhi teman buruk dll.
3.Fikiran yang berpengetahuan (Mutsaqqafal Fikri)
· Perlu berpengetahuan tentang Islam dan maklumat am supaya mampu menceritakan kepada orang lain.
· Perlu bersumberkan kepada Al-Quran dan Hadis dan diterangkan oleh ulama yang thiqah.
· Pesan Imam Banna: Perlu boleh membaca dengan baik, mempunyai perpustakaan sendiri dan cuba menjadi pakar dalam bidang yang diceburi.
· Mampu membaca Al-Quran dengan baik, tadabbur, mempelajari seerah, kesah salaf dan kaedah serta rahsia hukum yang penting.
4. Mampu berusaha (Qadiran ala Kasbi)
· Walaupun kaya, perlu bekerja.
· Tidak terlalu mengejar jawatan dalam kerajaan/resmi.
· Meletakkan jawatan dan tempat kerja mengikut keperluan dakwah lebih utama dari gaji dan pendapatan.
· Melakukan setiap kerja dengan betul dan sebaiknya (ihsan).
· Menjauhi riba dalam semua lapangan.
· Menyimpan untuk waktu kesempitan.
· Menjauhi segala bentuk kemewahan apatahlagi pembaziran.
· Memastikan setiap sen yang dibelanja tidak jatuh ke tangan bukan Islam.

5. Akidah yang sejahtera (Salimul Aqidah)
· Redha Allah sebagai tuhan, Islam sebagai Agama dan Muhammad saw sebagai Nabi.
· Sentiasa muraqabah Allah dan mengingati akhirat, memperbanyakkan nawafil dan zikir.
· Menjaga kebersihan hati, bertaubat, istighfar, menjauhi dosa dan syubhat.

6. Ibadah yang betul (Sahihul Ibadah)
· Perlu melakukan ibadat yang meninggikan roh dan jiwanya.
· Perlu belajar untuk membetulkan amalannya dan mengetahui halal dan haram.
· Tidak melampau atau berkurang (pertengahan).

7. Mampu melawan nafsu (Mujahadah ala Nafsi)
· Perlu azam yang kuat untuk melawan kehendak nafsunya dan mengikut kehendak Islam.
· Tidak menghiraukan apa orang kata dalam mempraktikkan Islam.
· Dai mungkin melalui suasana sukar yang tidak akan dapat dihadapi oleh orang yang tidak biasa dengan kesusahan.

8. Menjaga waktu (Haarithun ala Waqtihi)
· Waktu lebih mahal dari emas, waktu adalah kehidupan yang tidak akan kembali semula.
· Sahabat sentiasa berdoa agar diberkati waktu yang ada pada mereka.
· ..Aku adalah makhluk baru.. menjadi saksi kepada manusia.

9. Tersusun dalam urusan (Munazzamun fi syu’unihi)
· Untuk manfaatkan waktu dengan baik.. perlu penyusunan dalam segala urusan.
· Gunakan segala masa dan tenaga tersusun untuk manfaat Islam dan dakwah.

10. Berguna untuk orang lain. (Nafi’un li ghairihi)
· Dai umpama lilin yang membakar diri untuk menyuluh orang lain.
· Dai adalah penggerak dakwah dan Islam. Masa depan Islam, hidup mati Islam bergantung kepada dai.
· Amal Islam ialah untuk menyelamatkan orang lain dari kesesatan.

· Dai merasa gembira bila dapat membantu orang lain. Paling indah dalam hidupnya ialah bila dapat mengajak seorang manusia ke jalan Allah.
KESUCIAN CINTA YANG TERRENGGUT PERGAULAN 

MUDA-MUDI ZAMAN SEKARANG

Cinta merupakan anugerah yang kuasa, anugerah yang terindah dalam kehidupan di dunia, suatu hal yang dapat memanusiakan mahluk yang disebut manusia. Sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi dan merupakan fitrah dari manusia itu sendiri. Selain cinta, Allah yang Maha Sempurna juga menurunkan ajaran-Nya kepada Rasul yang dicintai-Nya, Islam merupakan ajaran yang diridhai dan di rahmati oleh-Nya.
Dalam ajaran Islam telah terangkum seluruh tuntunan untuk menuju ke jalan cahaya, jalan yang akan menuntun umatnya ke dalam tempat yang diidamkan semua mahluk, Jannah-Nya. Islam adalah agama yang merupakan rahmatan lil’alamiin, yaitu rahmat bagi seluruh umat, didalamnya terdapat tuntunan akan apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dijauhi, selain itu cinta juga diajarkan dalam agama ini.
Makna dari cinta itu amatlah luas, seperti cinta dari orang tua, sesama, teman, dan sebagainya, namun kesucian akan makna cinta pada masa sekarang telah berubah makna, cinta diartikan sebagai kasih sayang terhadap kekasih atau lawan jenis yang dianggap istimewa olehnya. Mereka rela berkorban apapun demi seseorang yang ia cintai dengan tanpa memperhatikan efek dari perbuatannya dan sikap dari orang di sekelilingnya.
AKIBAT YANG SANGAT MENGERIKAN DARI MENINGGALKAN
SHOLAT

Barang siapa melalaikan sholat, Allah SWT akan menyiksanya dengan 15 siksaan. Enam siksaan di dunia, tiga siksaan ketika meninggal, tiga siksaan di alam kubur, tiga siksaan saat bertemu dengan Allah SWT. Ketika Malaikat Jibril turun dan berjumpa dengan Rasulullah SAW, ia berkata, “Wahai Muhammad, Allah tidak akan menerima puasa, zakat, haji, sedekah, dan amal saleh seseorang yang meninggal kan sholat. Ia dilaknat di dalam Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran. Demi Allah, yang telah mengutusmu sebagai nabi pembawa kebenaran, sesungguhnya orang yang meninggalkan sholat, setiap hari mendapat 1.000 laknat dan murka. Para malaikat melaknatnya dari langit pertama hingga ketujuh. Orang yang meninggalkan sholat tidak memperoleh minuman dari telaga surga, tidak mendapat syafaatmu, dan tidak termasuk dalam umatmu. Ia tidak berhak dijenguk ketika sakit, diantarkan jenazahnya, diberi salam, diajak makan dan minum. Ia juga tidak berhak memperoleh rahmat Allah. Tempatnya kelak di dasar neraka bersama orang-orang munafik, siksanya akan dilipatgandakan, dan di hari kiamat ketika dipanggil untuk diadili akan datang dengan tangan terikat di lehernya. Para malaikat memukulinya, pintu neraka jahanam akandibukakan baginya, dan ia melesat bagai anak panah ke dalamnya, terjun dengan kepala terlebih dulu, menukik ke tempat Qorun dan Haman di dasar neraka. Ketika ia menyuapkan makanan ke dalam mulutnya, makanan itu berkata, ‘Wahai musuh Allah, semoga Allah melaknatmu, kamu memakan rezeki Allah namun tidak menunaikan kewajiban-kewajiban dari-Nya.’ Ketahuilah, sesungguhnya bencana yang paling dahsyat, perbuatan yang paling buruk, dan aib yang paling nista adalah kurangnya perhatian terhadap sholat lima waktu, sholat Jumat, dan sholat berjama'ah. Padahal, semua itu ibadah-ibadah yang oleh Allah SWT ditinggikan derajatnya, dan dihapuskan dosa-dosa maksiat bagi siapa saja yang menjalankannya.